Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial

Di era digital saat ini, hampir tak ada pemasar individu, kelompok atau perusahaan yang tidak memanfaatkan strategi pemasaran di internet maupun social media. Mereka tak bisa hanya mengandalkan pemasaran konvensional (offline), karena sebagian konsumen, khususnya konsumen milenial (generasi melek internet) kini lebih cenderung membeli atau berbelanja di toko online atau e-commerce maupun social media. Alasan memilih social media sebagai salah satu pemasaran terpenting saat ini karena saat ini social media mempunyai pengaruh yang besar terhadap pertumbuhan bisnis di Indonesia. Faktanya, pengguna social media di Indonesia merupakan salah satu pengguna terbanyak dan terbesar di dunia. Pada tahun 2017, tercatat ada 137 juta pengguna di Indonesia. Maka dari itu, menjadi hal yang wajar jika social media sudah menjadi target yang menjanjikan untuk pengembangan bisnis. Apalagi, jumlah masyarakat yang berbelanja online terus meningkat tiap tahun. Melalui social media, pebisnis bisa memasarkan produk yang mereka miliki dengan lebih cepat, efektif, bujet yang relatif murah, namun memiliki jangkauan penyebaran ke konsumen yang lebih luas dan banyak serta dipasarkan secara realtime serta 24 jam.

Daftar social media (media sosial) yang menjadi platform pemasaran paling banyak digunakan oleh penjual/pemasar :
  1. Facebook (Fanspage, Marketplace).
  2. Instagram (IG).
  3. Youtube.
  4. Twitter.
  5. WhatsApp Business.
  6. LINE.
  7. Pinterest.
  8. Email Marketing.
  9. Telegram.
  10. LinkedIn.

Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial
Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial

Daftar E-Commerce yang jadi favorit:
  1. Tokopedia.
  2. Bukalapak.
  3. Blibli.
  4. Lazada Indonesia.
  5. Zalora Indonesia.
  6. MatahariMall.
  7. BerryBenka.
  8. Elevenia.
  9. Bhinneka.
  10. Blanja.
  11. Shoope.
  12. Qoo10.
  13. OLX Indonesia.
  14. FJB Kaskus.
  15. Jualo.

Sedangkan strategi untuk memasarkan via social media, akan dijabarkan dalam poin-poin di bawah ini, yang dikutip dari berbagai sumber:

1. Bio Akun Social Media yang Jelas
Buat deskripsi biografi singkat usaha/bisnis Anda di media sosial. Standarnya adalah penjelasan usaha, produk unggulan, nama akun social media lain, nama website, nomor kontak CS yang mudah diakses dan atau info promo.

2. Konten yang Valuable (Menjual)
Konten yang Valuable (Menjual) bisa diperoleh dengan mendesain karya orisinal atau kurasi dari konten lain namun diberikan sumber kutipannya. Untuk membuat konten sendiri, diperlukan usaha yang lebih, namun kelebihannya dapat meningkatkan traffic di website toko online atau ketertarikan pelanggan, karena genuine atau asli. Website toko online milik Anda akan dikunjungi lebih banyak pembaca, sehingga memperoleh review yang lebih baik. Melalui postingan konten yang valuable, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat seperti reputasi bisnis semakin membaik, ranking SEO semakin tinggi, para netizen akan merekomendasikan konten bisnis Anda dan berefek positif pada peningkatan penjualan. Kelebihan lain adalah peliputan dari media massa atau jadi viral. 

3. Gambar yang Menarik
Penggunaan gambar yang menarik akan dapat menarik perhatian pelanggan dengan cepat. gambaran bisnis dan siapa saja orang-orang yang ada dibelakangnya. Selain gambar produk-produk, penjual juga suka dengan gambar edukasi atau deskripsi tambahan produk, yang mudah dicerna oleh pelanggan dan calon pelanggan.

4. ‘Share’ Konten Beberapa Kali
Share posting di Social Media milik Anda secara beberapa kali memiliki 3 manfaat:
a. Memaksimalkan traffic di social media: Sharing konten di social media lebih dari satu kali atau dengan cara yang berbeda-beda bisa meningkatkan traffic di social media milik Anda. Jumlah pengunjung di akun social media Anda akan meningkat setiap ada konten baru.

b. Mendapatkan pengunjung dari periode berbeda: Posting konten beberapa kali membantu Anda mendapatkan pengunjung pada periode yang berbeda. Contohnya, posting pada tahun lalu, diposting ulang di tahun ini, sehingga pengunjung baru di tahun ini akan melihat konten tersebut.

c. Follower atau pelanggan baru: Jika Anda rajin memposting artikel lama atau produk lama namun sudah dikemas dengan frame menarik, mungkin beberapa follower atau pelanggan baru pertama kali membaca. Pertimbangkan menggunakan tools yang tersedia di Instagram, Youtube, Twitter atau social media lainnya untuk memantau pertumbuhan jumlah follower/pelanggan.

5. Hashtag yang Populer
Buatlah hashtag yang menarik dan populer pada setiap konten terhadap bisnis Anda, seperti jualan di Instagram, Twitter, Youtube maupun lainnya. Hashtag bisa meningkatkan daya tarik buat calon pelanggan baru.

6. Respon Cepat
Anda tidak hanya memberikan informasi lengkap kepada calon pelanggan atau pelanggan loyal, namun berikan respon cepat ketika ada chat atau obrolan pertanyaan dari calon pelanggan atau pelanggan. Sebab, media sosial adalah ajang komunikasi langsung dengan calon pelanggan atau pelanggan loyal. Anda sebaiknya menyimpan dokumentasi dari semua aktivitas penting di media sosial untuk ‘dipamerkan’ ke calon pelanggan agar minat membeli produk Anda. 

7. Aktif di Grup Jualan Facebook
Anda bisa memasarkan produk-produk Anda di grup jualan online di platform Facebook. Pilih grup yang dikhususkan untuk berjualan, terutama dengan jumlah anggota yang banyak dan daftarkan diri. Kemudian, pasarkan produk Anda. Namun, usahakan sesekali memberikan edukasi agar mereka tertarik dengan Fanspage atau Toko Online Anda.

8. Aktif di Komunitas Pebisnis Online
Anda bisa bergabung dengan kelompok dan komunitas bisnis online. Anda bisa melakukan diskusi dengan pebisnis lain tentang bisnis yang sedang Anda jalankan dan saling promosi, karena ada kesamaan semangat dan jaringan yang banyak.

9. Libatkan Konsumen/Pelanggan Anda
Pada dasarnya, tak semua orang mau menerima konten jualan yang tiba-tiba. Untuk itu, lakukan interaksi dengan calon pelanggan atau pelanggan loyal/followers di Twitter atau IG. Melibatkan followers di media sosial merupakan hal yang sangat penting. Meski Anda adalah penjual populer di sebuah industri atau pelanggan biasa.

10. Optimalkan Share di Facebook
Gunakan strategi atraktif untuk menarik pelanggan. Buat konten yang bernilai dan selipkan biografi/promo bisnis Anda di bawah konten atau website usaha Anda. Kemudian libatkan pelanggan atau pembaca konten Anda untuk berbagi konten tersebut ke halaman postingan akun masing-masing pelanggan/pembaca konten tersebut, namun sesekali berikan gimmick agar semakin banyak yang share. Dengan banyaknya konten yang di share, maka konten Anda menjadi viral. Cara ini bisa menarik calon pembeli yang potensial. Setelah pelanggan/pembaca Anda meng-’klik’ dan share konten Anda, maka teman-teman mereka pun akan tertarik untuk meng-’klik’, berbagi pada orang lain atau justru minat dengan produk jualan milik Anda.

Belum ada Komentar untuk "Strategi Pemasaran Melalui Media Sosial"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel