Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan

Assalamu’alaikum. Kali ini kita membahas mengenai Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan.

Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan
Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan

Bagi seorang investor milyader Warren Buffet, hal paling penting yang dia cari di bisnis adalah kapabilitas harga. Dimana ”Jika Anda memiliki kemampuan untuk menaikkan harga tanpa kehilangan pelanggan Anda, maka Anda memiliki bisnis yang sangat baik. Dan jika Anda harus melalui perasaan cemas sebelum menaikkan 10 % harga, maka bisnis Anda sangat buruk."

Namun berita baiknya adalah, untuk tingkat tertentu, kapabilitas harga bisa diciptakan. Ada strategi yang bisa Anda pakai untuk meminimalisir dampak dari kenaikan harga dan memastikan bahwa konsumen akan tetap setia pada bisnis Anda.

Kenaikan harga tentu saja tidak pernah disukai dan selalu ada resiko kehilangan pelanggan. Namun, Anda tidak perlu takut untuk menaikkan harga, Berikut adalah panduan untuk mengkomunikasikan perubahan harga ke pelanggan Anda dengan cara membuat mereka lebih mudah menerima dan mengerti.

1. Jelaskan, Tapi Jangan Meminta Maaf

1. Jelaskan Tapi Jangan Meminta Maaf
1. Jelaskan Tapi Jangan Meminta Maaf

Hal yang paling penting adalah dengan menjadi terbuka mengenai kenaikan harga dan memberikan alasannya. Karena itu adalah berita buruk. Anda mungkin akan tergoda untuk tidak memberitahukannya, dan berharap mereka tidak menyadarinya.

Sebenarnya, pada beberapa bisnis, ini akan bekerja. Seperti pada bisnis ritel sembako, tidak perlu membuat pengumuman kalau harganya telah naik. Namun, untuk bisnis di mana Anda memiliki banyak pelanggan yang sering datang, mereka pasti akan sadar, dan mereka akan merasa telah ditipu oleh Anda. Oleh karena itu beritahu mereka mengenai kenaikan harga dan alasannya sehingga orang-orang tersebut bisa paham.

Namun, jangan meminta maaf ataupun memaki diri sendiri. Jadilah positif dan tunjukkan ke pelanggan Anda mengapa kenaikan harga tersebut logis dan adil. Contohnya bisnis Anda mungkin terpaksa untuk menaikkan harga karena biaya bahan baku yang meningkat. Akan terdengar lebih natural jika Anda menyalahkan harga bahan baku ke pelanggan, namun itu bukan strategi yang baik berdasarkan pakar penjualan Grant Cardone. "Jangan pernah menyalahkan inflasi." tapi "Naikkanlah value dari penawaranmu." Kita akan membahas cara mengkomunikasikan value di tahap berikutnya, tapi poin intinya adalah untuk tidak meminta maaf. Anda bisa menyebutkan kenaikan biaya, namun dalam cara yang lebih positif. seperti: “BIaya kami meningkat 20% dari tahun lalu sehingga kami terpaksa membuat beberapa perubahan dalam struktur harga. Jadi demi mempertahankan kualitas atau pelayanan tersebut kami terpaksa harus menaikkan harganya”

2. Ceritakan Tentang Value Anda

2. Ceritakan Tentang Value Anda
2. Ceritakan Tentang Value Anda

Sebagian pelanggan sangat sensitif pada harga, namun kebanyakan orang tidak membeli hanya berdasarkan harga. Banyak yang akan bertahan jika mereka menilai produk Anda memang bagus. Jadi ambil kesempatan ini dan ingatkan mereka tentang apa yang mereka dapatkan. "Komunikasikan inti value produk di pengumuman & pastikan pelanggan ingat elemen unik dari solusi vs kompetisi," seperti ditulis Lisa Singer di SiriusDecisions.

"Contohnya nyatakan beberapa keutungan yang anda berikan selama beberapa tahun (yang spesifik), dan jelaskan kenapa kenaikan biaya akan mendukung perushaanmu untuk menyelesaikan lebih banyak masalah pengguna kedepannya." Bisa juga menambahkan bonus jasa, atau peningkatan produk. Hal yang sulit bagi masyarakat untuk membayar biaya lebih tingi untuk produk yang sama, namun jika anda bisa memberi dukungan atau jasa tambahan, ini akan jadi lebih mudah diterima. Atau dengan sebuah produk, anda bisa menambahkan fitur ekstra, atau menawarkan garansi lebih panjang maupun insentif lainnya yang akan membuat pelanggan merasa mereka mendapatkan hal yang lebi dari sebelumnya.

3. Adil dengan Konsumen yang Loyal

3. Adil dengan Konsumen yang Loyal
3. Adil dengan Konsumen yang Loyal

Kenaikan harga sulit terutama ketika kita memiliki sistem langganan, dimana konsumen telah menikmati layananan Anda sejak lama, berharap bahwa harganya akan tetap sama. Jadi jika anda ingin menghindari kekecewaan banyak pelanggan, akan lebih bijaksana jika anda menawarkan penawaran spesial untuk kostumer lama. Sebagai contoh, jika anda membuat sebuah pelayanan mumpuni seharga 99rb perbulan, tapi anda telah memutuskan untuk menaikkan harganya menjadi 199 ribu, maka biarkan pelanggan lama Anda menggunakan harga awal. Dan hanya menerapkan biaya yang lebih mahal pada pelanggan baru. Atau jika anda ingin semua membayar 199 ribu, setidaknya cobalah untuk menawarkan insentif atau diskon untuk pelanggan yang sudah lama.

4. Komunikasikan, komunikasikan, komunikasikan

4. Komunikasikan, komunikasikan, komunikasikan
4. Komunikasikan

Komunikasikan kenaikan harga Anda baik di sosial media, forum, atau di toko. Karena tanpa informasi sebelumnya bisa menyebabkan di luar kendali dan menghasilkan pelanggan yang tidak senang. Jadi anda akan butuh rencana komunikasi yang komprehensif untuk memastikan anda tetap di jalan yang benar. Ini dimulai dengan menghubungi klien utama terlebih dahulu, sebelum membuat pengumuman. Lakukan itu satu persatu jika bisa, sehingga menjadi lebih personal dan anda bisa menjelaskan perubahan dan menjawab pertanyaan yang mereka miliki.

Lalu, sebelum membuat pengumuman, anda butuh mengkomunikasikan kenaikan harga tersebut secara internal, untuk memastikan siapapun di perusahaan Anda paham tentang perubahannya dan siap untuk membicarakannnya. Ini penting bagi tenaga marketing atau customer service lainnya, mugkin Anda bisa memberi mereka beberapa contoh panduan untuk membantu mereka berbicara mengenai struktur harga baru tersebut.

Selanjutnya, anda harus membuat pengumuman, mengirim pesan ke seluruh pengguna sekaligus dan mungkin mempostingnya di sosial media Anda. Timing juga penting di sini. Pastikan untuk memberitahukan orang-orang banyak sebelum harganya dinaikkan. Jika pengumuman telah selesai siapkan jawaban dari beberapa pertanyaan baik melalui sosial media maupun handhone, karena jika anda hanya meninggalkannya tanpa terjawab anda tidak hanya akan membuat pelanggan merasa terabaikan, tapi anda juga membuat orang lain terdorong untuk membagikan keluhan mereka. 

Mengkomunikasikan ke masyarakat secara jelas mungkin tidak akan sukses membuat semua orang menerimanya, tapi ini setidaknya membuat mereka merasa telah diperlakukan dengan adil.

5. Tawarkan Beberapa Pilihan

5. Tawarkan Beberapa Pilihan
5. Tawarkan Beberapa Pilihan

Cara terbaik untuk membuat kenaikan harga menjadi lancar adalah dengan menawarkan pilihan berlangganan. Di contoh sebelumnya, ketika penawaran biasa naik dari 99ribu ke 199ribu per bulan, mungkin anda harus menawarkan versi layanan yang lebih murah dengan harga 99ribu. Dengan begitu, orang-orang yang memiliki budget sangat kecil masih bisa menggunakan layanan Anda.

Jadi daripada sekedar melipatgandakan harga dari penawaran utama dan membuat pelanggan menerimanya, cobalah untuk memberi mereka pilihan. Ini bisa sedikit membandingkan antara harga lama dan baru. Masyarakat akan memiliki gambaran untuk membandingkan harga baru dengan pilihan lain yang tersedia, dan juga akan fokus ke nilai yang ditawarkan.

Itulah cara untuk meningkatkan harga dan mengurangi dampaknya ke pelanggan Anda. Komunikasi yang jelas adalah kunci, tapi juga penting untuk menawarkan pilihan berlangganan, membicarakan value dari penawaran, dan menjadi percaya diri daripada meminta maaf. Tahap selanjutnya adalah tentukan harga yang tepat untuk bisnismu.

Sebagai penutup hari ini, bagaimana reaksi pertama Anda jika tempat favorit Anda menaikkan harganya? silahkan berbagi dengan menuliskannya di kolom komentar di bawah. Semoga tulisan mengenai Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan ini bisa bermanfaat. Wassalamu'alaikum.

Belum ada Komentar untuk "Strategi Cara Menaikkan Harga Tanpa Harus Kehilangan Pelanggan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel