Kenapa Perokok Bisa Tetap Sehat ?

Assalamu'alakum. Pada tulisan kali ini kita akan coba membahas topik yang bisa dibilang cukup ‘kontroversial’, yaitu : “Kenapa Sebagian Orang yang Merokok Bisa Tetap Sehat?”.

Kenapa Perokok Bisa Tetap Sehat ?

Seperti kita tahu bahwa selama ini digadang-gadang bahwa rokok dapat menyebabkan penyakit impotensi, gangguan janin dan kehamilan, penyakit jantung, hipertensi dan sebagainya.
Rokok Berbahaya
Tetapi, kenapa ada perokok yang tetap sehat?. Ada juga yang bertanya seperti ini:“Om saya, paman saya, dan kakek saya semuanya perokok berat. Dalam 1 hari bisa sampai 2 pak (bungkus). Tetapi mengapa usianya bisa sampai 70-80 tahun?” Bagi anda yang usianya di atas 70 tahun tetapi setiap hari merokok, mungkin anda bisa bagikan kepada para pembaca di sini. Silahkan comment, tips-tips anda apa, dan mengapa anda bisa sehat walaupun anda merokok?

Sebelum kita membahas ini, merokok itu memang masih merupakan masalah ‘kontroversial’. Jadi jika anda bertanya kepada dokter yang merokok, “Dok, apakah saya boleh merokok?”. Biasanya, kalau dokternya saja merokok, anda pasti diperbolehkan. Tetapi jika dokternya bukan perokok, tentu biasanya anda dilarang untuk merokok. Pada umumnya seperti itu. Tetapi tidak semuanya.

Kemudian ada lagi beberapa pernyataan seperti: “Tetapi bagaimana? Saya kalau tidak merokok, rasanya saya stress, saya pusing dan sebagainya.

Saya tidak bisa berhenti merokok. Mungkin kalau mengurangi, saya bisa. Lalu, apa yang harus aya lakukan supaya saya tetap sehat walaupun saya merokok?”.

Penjelasanya adalah, seseorang bisa jatuh sakit, tentu saja itu karena ada faktor-faktor resiko yang membuat mereka sakit. Ini yang harus kita pahami dulu. Jadi, faktor-faktor resiko yang bisa membuat anda sakit bukan hanya “rokok”. Tetapi masih banyak yang lainnya. 

Mungkin anda tidak merokok. Tetapi, mengapa anda jatuh sakit? Karena faktor resiko yang pertama: anda tidak menjaga berat badan anda. Pola makan anda banyak lemaknya, gorengan atau pedas.

Tidak Menjaga Berat Badan


Kemudian pola tidur anda. Anda sering begadang. Kurang tidur atau kurang baiknya kualitas tidur bisa menyebabkan kita menjadi kelelahan dan sakit.

Pola Tidur Tidak Teratur

Anda stress masalah pekerjaan. Mungkin masalah di rumah, istri, anak dan sebagainya. Anda stress terlalu berat, kurang rekreasi dan lain-lain.

Stress

Kemudian polusi udara. Mungkin anda tinggal di kota besar industri. Banyak pabrik disana.

Polusi Udara


Kemudian faktor lainnya yaitu anda kurang berolahraga, kurang bergerak.

Jadi, faktor untuk membuat anda sakit itu banyak. Bukan cuma rokok. Tetapi yang selalu disalahkan adalah rokok. Ini bukan membela rokok. Tetapi hanya berdasarkan fakta bahwa ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kita sakit.

Lalu, mengapa mereka yang merokok bisa berumur panjang?. Mungkin mereka hanya melanggar salah satu atau salah dua di antara beberapa faktor tersebut.

Saya mempunyai teman yang usianya sudah paruh baya. Sudah sekitar 50 tahun. Beliau memang aktif merokok. Tetapi, beliau setiap harinya melakukan olahraga. Minimal lari 3 kilo.

Olahraga

Dan bahkan, beliau ikut olaharaga marathon dan triathlon. Anda bisa bayangkan, seorang perokok, tetapi masih aktif melakukan olahraga, makan makanan yang bergizi, dan bahkan beliau masih bisa mengikuti olahraga triathlon. Itu adalah olahraga yang tidak mudah, menurut saya. Bahkan anda yang berusia 20 tahun pun belum tentu anda bisa melakukan olahraga ini.

Triathlon

Jadi, apa rahasianya? Beliau mengatakan, “Saya memang tidak bisa berhenti merokok. Tetapi paling tidak, saat saya mau mengikuti marathon, saya hentikan dulu rokoknya sebentar. Jadi, dia memfokuskan dirinya untuk olahraga tersebut. Dan ketika olahraga tersebut sudah selesai, beliau merokok lagi.

Dan tentu saja, jumlah rokok per hari yang anda konsumsi itu juga mempengaruhi kondisi kesehatan anda. Mungkin saat anda stress, anda merokok. Lalu stress anda berkurang. Tetapi jika anda berdalih dengan dalil ‘stress’, kemudian anda merokok, dalam sehari bisa 4 sampai 5 pak (bungkus). Seperti kereta api, tidak bisa berhenti. Maka hal ini juga akan mengganggu kesehatan anda. Terutama paru-paru dan organ-organ tubuh yang lainnya.

“Lalu, bagaimana caranya? Saya ingin berhenti merokok. Dalam sehari, saya merokok 4 sampai 5 pak (bungkus)”. Wah, itu jumlah yang besar. 4 sampai 5 pak per hari. Sarannya adalah jangan langsung berhenti merokok. Karena ketika langsung berhenti merokok, maka otak yang terbiasa dengan zat-zat yang terdapat di dalam rokok, salah satunya nikotin itu akan menderita karena tidak mendapatkan asupan zat-zat tersebut lagi.

Otak Terbiasa dengan Zat-Zat dalam Rokok

Jadi yang perlu dilakukan adalah kurangi secara perlahan. Sama seperti kita yang biasanya makan 2 piring nasi dalam sekali makan. Lalu tiba-tiba tidak makan nasi. Apa yang terjadi?. Sama seperti itu. Jadi, caranya adalah mengurangi jumlah rokoknya pelan-pelan. Mungkin hari ini mengurangi rokok menjadi 4 pak. Awalnya lima, menjadi empat. Kemudian, bertahap dikurangi pelan-pelan menjadi 3 pak, 2 pak, 1 pak. Kemudian dikurangi terus. Lama-kelamaan, bisa berhenti total. Dan itu perlu ada kemauan dari diri anda. Tidak bisa cuma di mulut, “Ya. Saya mau berhenti merokok”. Tidak bisa.

Jadi, bagi yang ingin berhenti merokok, lakukanlah tips yang diuraikan tadi dan juga satu tips lainnya yaitu alihkan perhatian anda ketika sedang stress atau ada masalah ke hal yang positif. Daripada merokok, cobalah melakukan kegiatan-kegiatan yang lain. Contohnya olahraga yang kita sukai, atau bergabung dengan komunitas-komunitas yang lain. Tentu saja yang positif.

Baiklah, itu beberapa tips dan pembahasan mengenai “Kenapa Sebagian Orang yang Merokok Bisa Tetap Sehat?”. Semoga bisa bermanfaat. Untuk saling berbagi, silahkan tuliskan pendapat anda di kolom komentar di bawah ini.

Belum ada Komentar untuk "Kenapa Perokok Bisa Tetap Sehat ?"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel