Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku (Cara Memasarkan Produk Properti)

Assalamu'alaikum. Mungkin Anda masih bingung bagaimana cara menjual rumah dengan cepat atau menjual rumah agar cepat?. Berikut ini beberapa tips Cara Memasarkan Produk Properti mengenai Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku.

Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku
Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku

Rumah merupakan aset yang bisa dikatakan sangat berharga bagi seseorang. Bahkan bisa dikatakan sebuah investasi yang punya nilai manfaat lebih, karena setiap tahun harga rumah cenderung terus meningkat. Apalagi ditunjang dengan letak yang strategis di dekat Rumah Sakit pasar dan lain-lain. Akses jalan yang mudah dan juga dilalui oleh transportasi umum akan jadi nilai lebih bagi rumah yang anda pasarkan.

Tentu ada beragam alasan kenapa seseorang akhirnya memutuskan untuk menjual rumahnya. Bisa jadi karena terdesak oleh kebutuhan ekonomi, ingin upgrade ke Hunian yang lebih layak atau bahkan ingin pindah ke lingkungan rumah yang lebih nyaman. Namun demikian menjual rumah bukan perkara mudah layaknya menjual gorengan. Lalu bagaimana tips menjual rumah agar cepat terjual?. Inilah Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku (Cara Memasarkan Produk Properti), langkah-langkahnya yaitu:

1. Bersih-Bersih Bagian Teras Rumah

1. Bersih-Bersih Bagian Teras Rumah
1. Bersih-Bersih Bagian Teras Rumah

Tips ini mungkin terdengar sangat biasa dan sederhana, namun tampilan hasil hutan kotor dan tidak terawat bukan hanya mengurangi nilai jual, tapi bisa saja calon pembeli kabur. Sebagai contoh anda bisa mulai dengan mencabuti rumput liar, merapikan bebatuan taman, memangkas dahan-dahan atau ranting-ranting yang tidak beraturan. Bila dirasa perlu Anda bisa menambahkan dekorasi kecil untuk taman Anda supaya terlihat lebih menarik perhatian, seperti steping stone, lampu taman atau pohon. 

2. Melakukan Perbaikan Kecil

2. Melakukan Perbaikan Kecil
2. Melakukan Perbaikan Kecil

Setelah kita selesai dengan teras, tentu sudah Selayaknya anda melakukan perbaikan-perbaikan ringan untuk bagian dalam rumah, seperti memperbaiki keran yang macet, memperbaiki pipa yang bocor, mengecat tembok yang mulai tampak pudar, mengganti wallpaper, membersihkan karat yang menempel di kamar mandi. Secara logika tidak ada seorangpun yang mau membeli rumah dalam kondisi yang banyak yang harus diperbaiki. Kebersihan bagian dalam rumah tentu menjadi hal yang tidak dapat dilewatkan begitu saja. Cat rumah yang baru atau bahkan kombinasi warna yang menarik bisa menambah nilai jual. Selainitu kebersihan bagian dapur dan kamar mandi juga perlu diperhatikan. Bersihkan dua area ini biasanya ada kerak-kerak yang menempel dan sulit dibersihkan. Rumah yang siap huni dan tanpa kerusakan tentu akan cepat laku dengan harga yang relatif lebih tinggi.

3. Lakukan Open House

3. Lakukan Open House
3. Lakukan Open House

Dengan mengadakan open house artinya Anda memberikan kesempatan kepada calon pembeli untuk mengetahui rumah Anda secara detil. Sehingga kelebihan dan kekurangan rumah Anda akan terlihat secara langsung. Untuk mengadakan open house ini Anda harus memilih waktu yang tepat. Akhir pekan merupakan pilihan yang tepat karena calon pembeli Anda kemungkinan besar memiliki waktu luang. Berikan ruang gerak untuk calon pembeli Anda melihat-lihat atau bahkan berkeliling baik di dalam maupun di luar rumah Anda, sehingga dia tidak merasa dibuntuti dan mempunyai penilaian yang cukup sebelum memutuskan membeli rumah Anda. Batasi juga waktu kunjungan calon pembeli rumah Anda sehingga Anda bisa melakukan negosiasi dengan calon pembeli lainnya di hari yang sama. 

4. Pasang Harga yang Masuk Akal

4. Pasang Harga yang Masuk Akal
4. Pasang Harga yang Masuk Akal

Setelah Anda melakukan tiga langkah sebelumnya, sekarang Anda saatnya untuk pasang harga jual untuk rumah Anda. Bagaimana menentukannya?. Cara pertama ialah dengan survey di lingkungan sekitar. Anda harus melakukan survei harga tanah dan rumah di lingkungan sekitar, dari situ tentu Anda akan mendapatkan patokan harga rata-rata. Cara kedua untuk memasang harga yang wajar ialah berdasarkan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP). Contoh perhitungannya seperti ini. Terlebih dahulu tentukan harga tanah dengan rumus: NJOP Tanah x Luas Tanah. Misalnya, NJOP senilai Rp.600.000 per meter persegi x 550 meter persegi = Rp.330.000.000. Selanjutnya, harga bangunan dapat ditentukan dengan rumus: NJOP Bangunan x Luas Tanah. Misalnya, NJOP senilai Rp.400.000 per meter persegi x 500 meter persegi = Rp.200.000.000. Dengan demikian, harga rumah Anda berdasarkan NJOP adalah Rp.330jt + Rp.200jt = Rp.530 jt. Harga pasar sendiri biasanya bisa naik 1 sampai 2 kali lipat dari harga NJOP. Dengan kata lain Anda dapat memperkirakan harga rumah berdasarkan pertimbangan dari hasil perhitungan NJOP, harga pasar dan lainnya.

5. Gunakan Situs Jual Beli

5. Gunakan Situs Jual Beli
5. Gunakan Situs Jual Beli

Seringkali kita melihat ketika akan dijual hanya dipasang sebuah bendera bertuliskan "Dijual Rumah Tanpa Perantara Hubungi No. Telp/HP xxxxxx. Cara tersebut tidak salah namun di zaman sekarang ini rasanya kurang efektif. Dengan semakin maraknya sosial media dan situs jual beli Anda bisa menawarkan rumah Anda di situs jual beli. Situs jual beli seperti OLX, rumah.com, rumah123.com, lamudi.com dan lain-lain, mampu menjangkau banyak calon pembeli rumah Anda, sehingga memungkinkan rumah Anda semakin cepat terjual.

6. Memanfaatkan Sosial Media

6. Memanfaatkan Sosial Media
6. Memanfaatkan Sosial Media

Seperti sebelumnya telah dibahas bahwa zaman sekarang ini sosial media menjadi salah satu elemen kehidupan. Dengan memanfaatkan sosial media seperti Facebook, Twitter dan Instagram tentu akan sangat memudahkan Anda dalam mempromosikan rumah yang ingin Anda jual. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum mengiklankan rumah Anda di sosial media. seperti menuliskan judul dan keterangan pendukung seperti alamat dan nomor yang bisa dihubungi dengan lengkap dan jelas berikutnya sertakan foto-foto yang menarik dan mewakili sebagian besar rumah Anda seperti bagian depan bagian dalam dapur kamar tidur dan kamar mandi. Sedikit tambahan di poin ini seringkali orang yang mau membeli rumah itu ingin mengetahui lingkungan di sekitar rumah yang akan dibelinya dengan menambahkan berapa km jarak pusat kota, jarak ke masjid, atau tempat ibadah lainnya, kemudian jarak ke pasar, warung atau minimarket, jarak ke sekolah, jarak ke tempat wisata, misalnya pantai dan sebagainya, itu bisa menambah nilai plus bagi Anda, karena mau tidak mau orang yang membeli rumah dari Anda harus menerima lingkungan sekitar rumah baru mereka. Kemudian cantumkan lokasi di Google Maps juga akan mempermudah calon pembeli untuk melihat langsung rumah Anda. Sempatkan juga untuk mempelajari fitur beriklan di Facebook dan Instagram agar promosi yang Anda lakukan lebih efektif lagi.

7. Memakai Jasa Agen Properti

7. Memakai Jasa Agen Properti
7. Memakai Jasa Agen Properti

Ketika Anda menampilkan nomor kontak Anda pada iklan rumah tentu Anda berharap setiap panggilan yang masuk datang dari calon pembeli Anda. Namun ada pengalaman unik yang kerap terjadi pada seseorang yang ingin menjual rumahnya justru mendapatkan panggilan dari agen-agen properti yang ingin membantu menjualkan rumah Anda. Tak jadi masalah Ketika Anda juga memutuskan untuk menggunakan jasa agen properti tersebut dengan tujuan agar rumah Anda cepat laku. Tentunya agen properti yang profesional tentu memiliki jaringan yang luas sehingga memudahkan dia mendapatkan calon pembeli rumah Anda. Anda juga tak perlu repot untuk menjawab setiap telepon atau SMS atau WA yang menanyakan segala sesuatu tentang rumah Anda karena mereka yang akan menanganinya. Selain itu biasanya mereka juga membantu Anda untuk menentukan harga jual rumah Anda sehingga Anda tidak perlu repot lagi untuk menghitung dan lain sebagainya. Ketika Anda memutuskan untuk menggunakan jasa agen properti tentu saja ada biaya yang harus Anda keluarkan umumnya komisi untuk agen properti ialah 2,5% dari total harga jual rumah Anda.

Demikianlah pembahasan mengenai cara menjual rumah agar cepat terjual yang wajib Anda ketahui. Jika ada tips yang ingin Anda share berdasarkan pengalaman Anda menjual rumah, silakan menuliskannya pada kolom komentar di bawah. Semoga tulisan ini bermanfat bagi kita semua. 
Wassalamu'alaikum.

Belum ada Komentar untuk "Cara Menjual Rumah Agar Cepat Terjual atau Cepat Laku (Cara Memasarkan Produk Properti)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel