Apakah Diabetes Bisa Sembuh? dan Pertanyaan Populer Lainnya (Kencing Manis)

Assalamu'alaikum. Pada tulisan sebelumnya kita membahas tentang Penyebab dan Jenis Penyakit Diabetes Mellitus. Kali ini kita akan membahas pertanyaan-pertanyaan yang sering dicari di internet, dari Google Autocomplete. Jadi kita akan coba menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar ‘diabetes mellitus atau kencing manis’.

Apakah Diabetes Bisa Sembuh? dan Pertanyaan Populer Lainnya (Kencing Manis)
Apakah Diabetes Bisa Sembuh? dan Pertanyaan Populer Lainnya (Kencing Manis)

Berikut ini beberapa pertanyaan seputar diabetes mellitus atau kencing manis.

Apakah kencing manis
Pertanyaan pertama adalah ‘apakah kencing manis bisa menular?’.
Kencing manis adalah bahasa yang kita kenal dalam masyarakat Indonesia. Sebenarnya, istilah medisnya adalah diabetes mellitus. Jadi, diabetes mellitus ini merupakan kelainan atau penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah.

Penyakit ini tidak akan menular. Mengapa? Karena penyebabnya adalah lifestyle. Paling banyak disebabkan oleh gaya hidup yang tidak baik, pola makan yang tidak baik, kurangnya aktivitas fisik dan sebagainya. Jadi, tidak akan menular. Meskipun anda berpelukan, tinggal satu rumah atau tinggal satu kamar misalnya suami istri.

Kemudian pertanyaan berikutnya. “Apakah kencing manis merupakan penyakit keturunan?”. Sebenarnya diabetes ini terdiri dari tipe 1 dan tipe 2. Tipe 1 ini adalah karena kelainan pankreas. Mungkin penyebabnya adalah autoimmune atau kelainan metabolisme yang menyerang pankreas sehingga pankreas tidak dapat menghasilkan insulin. Atau yang kita sebut dengan insulin dependent. Dan tipe ini jumlahnya sangat sedikit dibandingkan dengan tipe 2 yang jumlahnya hampir 90% atau bahkan lebih. Dan ini disebabkan oleh pola hidup/gaya hidup yang buruk. Jadi, ini pengaruh dari pola makan anda, aktivitas fisik anda, dan pengolahan tingkat stress anda. Jadi, diabetes tipe 2 ini adalah diabetes yang ‘didapatkan’. Bukan berasal dari keturunan. Jangan sedikit-sedikit menyalahkan keturunan. Semua yang jelek-jelek, yang disalahkan keturunan.

Pertanyaan berikutnya, ‘Apakah kencing manis bisa disembuhkan?’. Menurut dokter, tidak ada satupun obat sampai saat ini yang bisa menyembuhkan diabetes anda. Jadi bagi anda yang saat ini mengalami diabetes, sebaiknya anda menjaga pola makan anda dan aktivitas fisik anda. Seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Jadi jangan mentang-mentang anda dapat obat, lalu anda ingin sembuh secara instan. Anda hari ini minum obat, besoknya ingin sembuh. Memang kadar gula darah anda akan langsung turun saat minum obat. Tetapi jika tidak menjaga pola makan, tidak anda kontrol, maka besoknya akan naik lagi. Dan lama kelamaan, obat anda akan bertambah banyak. Pernah ada pasien yang datang ke dokter. Obatnya sudah satu kresek, dan isinya obat diabetes semua. Kalau sudah begini, yang rugi adalah anda sendiri. Jadi selain obat, cobalah untuk tetap melakukan apa yang disarankan oleh dokter. Lakukan olahraga dengan baik dan makan makanan yang baik, sehingga anda dapat mengurangi kadar gula darah. Mungkin dulunya anda mengkonsumsi sampai 3 atau lebih jenis obat diabetes. Namun akhirnya bisa dikurangi secara bertahap. Dan tentu saja di bawah pengawasan dokter.

Pertanyaan selanjutnya. “apakah kencing manis bisa sembuh?”. Ini sama dengan pertanyaan sebelumnya.

Kemudian, “apakah kencing manis sama dengan diabetes?”. Ya. Jadi kencing manis adalah istilah di masyarakat indonesia. Dan istilah medisnya adalah diabetes mellitus.

Kemudian, “apakah kencing manis itu?”. Seperti yang tadi sudah disebutkan, kencing manis dalam istilah medisnya diabetes mellitus merupakan suatu gangguan metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah. Biasanya disertai dengan gejala-gejala yang khas. Yaitu polidipsi, poliuri, dan polifagi.

Kita lanjut ke pertanyaan selanjutnya. “apakah kencing manis berbahaya?”. Disini kita coba bahas, maksudnya berbahaya yang bagaimana dulu? Kalau sampai mengancam nyawa, kencing manis atau diabetes ini sebenarnya tidak mengancam nyawa. Jadi misalnya anda sekarang terdiagnosa sakit diabetes, besoknya anda masih hidup kok. Tidak langsung meninggal. Satu minggu lagi pun, anda masih hidup. Penyakit ini prosesnya bertahap, tapi pasti ketika anda tidak menjalankan program yang diberikan, atau tidak mengubah pola hidup anda.

Justru banyak penyakit lain yang berbahaya. Contoh, anda yang terkena diare akut. Diare yang dalam 1 hari bisa sampai 10 kali. Takutnya, anda kekurangan cairan. Dan akibatnya bisa fatal. Atau anda yang terkena demam berdarah. Ini justru lebih berbahaya.

Untuk diabetes sendiri, jika dibiarkan berlarut-larut akan berbahaya pada komplikasinya atau resikonya. Dimana yang penyakit awalnya diabetes, bisa bermanifestasi menjadi hipertensi/darah tinggi, kemudian kebutaan, penyakit jantung, kemudian stroke. Itulah yang berbahaya. Untuk itu bagi anda yang punya penyakit diabetes, segeralah kontrol gula darah anda dengan cara konsultasikan dulu diri anda ke dokter. Kemudian, ikuti anjuran yang diberikan oleh dokter.

Lanjut ke pertanyaan berikutnya. “Apakah kencing manis menurun?”. Kemudian, “Apakah kencing manis dan diabetes sama?”. Ini sudah dibahas di atas.

Kemudian ada pertanyaan, “Apakah diabetes boleh minum madu?”. Mungkin bagi pecinta madu ini penting. Sebenarnya boleh-boleh saja dengan syarat tetap mengontrol kadar gula darah anda. Ada yang bertanya, “berapa gelas madu yang boleh saya minum?”. Setiap orang berbeda. Ada yang ukuran tubuhnya besar, kecil, anak-anak dan dewasa tentunya berbeda. Anda yang tahu. Sekarang ada alat ukur gula darah. Anda bisa tes sendiri di rumah. Anda bisa memeriksa sendiri. Mungkin setiap pagi atau setiap sore bisa anda tes. Apakah dengan minum madu sekian, gula darah saya langsung melonjak naik? Ataukah tidak langsung  naik? Jadi, andalah yang tahu. Dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter anda juga.

Jika Anda bertanya ke dokter “Saya minum madu kemarin. Dan gula darah saya langsung naik. Apa yang harus saya lakukan?”. Harus ada kerja sama antara dokter dengan pasien. Lalu pertanyaan selanjutnya, “apakah diabetes boleh donor darah?”. Jawaban dari dokter adalah boleh. Dengan syarat kadar gula anda terkontrol. Jangan ketika akadar gula darah anda sedang tinggi, lalu anda mendonorkan darah anda. Itu tidak baik.

Lalu pertanyaan selanjutnya. “apakah diabetes boleh makan jagung?”. Boleh makan jagung, buah naga, singkong, minum susu, makan salak, durian, jeruk dan pepaya. Jawabannya begini; Sebenarnya walaupun anda terkena penyakit diabetes, makanan-makanan yang tadi saya sebutkan tetap boleh anda konsumsi. Tetapi, tolong dikontrol. Dan disarankan segera konsultasikan diri anda ke dokter dan tanyakan lebih detailnya. Karena tiap orang memiliki tingkat sensitifitas gula yang berbeda-beda. Mungkin ada yang baru makan durian 1 biji, gula darahnya langsung naik. Ada yang makan sampai 2-3 biji tapi tidak apa-apa. Jadi, sebaiknya tetap dikontrol dan di bawah pengawasan dokter.

Kemudian pertanyaan selanjutnya. “apakah diabetes boleh makan nasi?”. Kalau semuanya dilarang makan, lalu anda makan apa? Sebenarnya anda masih boleh makan nasi. Tetapi harus diimbangi. Misalnya anda ingin makan daging atau makanan-makanan lainnya. Anda bisa mengimbanginya dengan makanan tinggi serat. Karena makanan tinggi serat mencegah peningkatan kadar gula darah yang terlalu tinggi atau melonjak. Dan juga disertai minum air putih yang cukup. Selain itu, anda juga bisa melakukan olahraga atau aktivitas fisik lainnya untuk mengolah stress anda. Jadi jangan hanya terpaku anda ‘tidak boleh makan ini, itu dan lain-lain’. Akhirnya anda stress, berpikir anda mau makan apa.

Dan ini adalah pertanyaan lucu yang sering ditanyakan. “apakah diabetes boleh tidur siang?”. Sebenarnya tidak ada pengaruhnya anda tidur siang dengan diabetes anda. Tidur siang itu baik untuk anda. Karena dapat me’recovery bagi anda yang terlalu capek ataupun stress dengan tidur siang sebentar. Jadi, jangan tidur siang terlalu lama. Dengan tidur siang sebentar, anda dapat rileks kembali. Dan dapat mengisi energi anda kembali.

Jadi itu tadi adalah pertanyaan-pertanyaan yang banyak ditemukan di Google Autocomplete. Baca juga: 4 Solusi Cara Mengatasi Diabetes yang Dapat Anda Lakukan di Rumah.

Semoga tulisan mengenai Apakah Diabetes Bisa Sembuh? dan Pertanyaan Populer Lainnya (Kencing Manis) ini bisa bermanfaat untuk kita semua. Semoga kita semua masih diberikan kesehatan, amiin. Wassalamu'alaikum.

Belum ada Komentar untuk "Apakah Diabetes Bisa Sembuh? dan Pertanyaan Populer Lainnya (Kencing Manis)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel